it’s hard for me to face it

lagi dan lagi, bukan saatnya mengeluh sebenarnya, karna semua adalah keputusanku sendiri

23 juni 2011, ketika aku harus menyapih kaka tiba-tiba. kenapa sih? kenapa ga di pas in 27 Juli 2011 aja? hak kaka masih 1 bulan lebih. Ahh mungkin akan tampak didramatisir perasaan ini. Tapi tidak bagi ibu-ibu yang sudah merasakan menyusui, dan apalagi aku, karena ada rentetan cerita panjang sebelumnya. Bener-bener, berat, menyesal, merasa menjadi ibu yang tidak bertanggung jawab, nyesek banget. Meski ada rasa lega, karena proses menyapihnya ga sepanjang proses menyapih ke asi perah dulu. Tapi, dalam hati ini, berat, berat.. Selain ada rasa hilang, ada kekecewaan saya, ketika melihat, kaka resah menghadapi malam2 menjelang tidurnya, mungkin dalam hatinya, kenapa ibu? kenapa mimiku jadi berasa obat? kenapa ibu? 3 malam, kaka resah, tiap mau bobok, badannya anget, tapi ketika diberi mimi dia ga mau.. Hhh, menyesakkan. Padahal masih bisa lo, hmm bener2 kecewa, kenapa harus pakai cara itu, padahal pelan2 mungkin bisa..

1 Juli 2011, ketika aku udah memutuskan untuk kembali bekerja lagi, berat, berat, hampir 2 tahun tanpa jeda, kami hampir tidak pernah berpisah. Semua kami lalui bersama. Ibaratnya, seperti di tulisan-tulisanku sebelumnya, kaka baju, aku badannya. Bahkan, untuk mandi aja, aku selalu nunggu dia bobok. Benar lah, hari pertama masuk kerja, sudah kuniatkan, untuk tidak terlalu khawatirkan kaka, biar dia di rumah juga tenang.. Tapi, begitu aku pulang kerja, apa yang terjadi, yakk dia diem aja, syok sepertinya, ga nangis, ga senyum, ga marah, cuma diem :((.. Yups, seandainya dia udah bisa menjelaskan, pasti dia bilang, ibu jahat, aku ditinggal hiks hiks..

5 Juli 2011, ketika aku harus menghadapi kenyataan, pengasuh baru kaka, ternyata perokok.. ketika hasil sidak di kamarnya kedapatan abu dan korek, kedapatan bawa mouthwash, pasta gigi kusus perokok, ditambah lagi dengan wig yang terpasang di kepalanya.. Ya Allah, apa lagi yang harus aku lakukan, agar aku bisa tetap bersama kaka, merawat, mengasuh, dan memperhatikan kaka sepenuhnya.. Ketika itu, keputusan terbaik adalah, membawa kaka ke eyangnya di Blitar. Ya Allah, apalagi ini.. aku ga kuat ya Allah. Berat, karna kaka lah semangat kami, bener2, berat. Menyesakkan

11 Juli 2011, ketika kaka ulang tahun ke 2 dan kaka tidak berada di antara kami berdua.. Ya Allah.. lebih menyesakkan lagi, beratt.. hari-hari kami rasanya berat..Ketika kami hanya bisa mendengar celotehannya, mendengar nyanyianya lewat telpon. Ya Allah.. sesak dada ini..

27 Juli, 2011, ketika kami merayakan ulang tahun ke 3 tanpa kami bertiga.. Sepi, sepi, sedih..

31 Juli 2011, ketika awal ramadhan kami lalui masing2 sendiri, kaka di Blitar, baba di Perth, dan aku di Bali.. menyesakkan.. berpisah dengan kaka saja itu sudah menderita, apalagi sekarang, saya sendirian menghadapi hari2 yang berat ini.. Meski hanya sementara, tapi datang bersamaan, di saat perasaan yang 1 belum normal, sudah mendapat “rejeki” lagi..

Sebenarnya, saya harus banyak ikhlas, bersyukur, karna ini hanya sementara. Harus bersyukur, memiliki keluarga yang dapat membantu menjaga amanah, menjaga titipan Allah, bagaimana coba kalau misal aku tidak segera tau tentang cerita pengasuh itu. Bagaimana coba kalau misal, kaka tidak dibawa yangti ke blitar.. Mungkin ada cerita sedih lain yang harus aku sesali.

Harus banyak bersyukur, ketika tiba2 mendapat kesempatan bekerja lagi, bahkan di luar sana banyak orang2 yang membutuhkan pekerjaan, tapi tidak memiliki kesempatan seperti aku..

Harus lebih banyak ikhlas, ketika mendapatkan sesuatu yang di luar harapan kita, karna mungkin bukan untuk saat ini, tapi untuk masa depan kami yang lebih baik lagi..

Harus selalu legowo, menghadapi berbagai situasi, lingkungan, keadaan yang di luar kuasa kita, di luar kehendak kita, dan harus selalu bersabar bersabar..

Yang terpenting, aku harus selalu berdamai dengan segala keputusan yang telah aku buat, baik buruk, semua tergantung aku..

Hanya ingin berpesan pada kaka, ketika kaka kelak dewasa dan membaca tulisan ini,

Kaka, semua yang ibu putuskan, ibu lakukan, itu karena ibu sayang kaka, karena ibu juga ingin yang terbaik buat kaka. Maaf, mungkin beberapa hari terakhir itu kaka merasa tidak nyaman, kecewa, bahkan mungkin belum bisa memahami keadaan2 ini.. Suatu saat kaka pasti akan mengerti, bahwa ibu dan bapak sayang kaka.. we miss u so

9 thoughts on “it’s hard for me to face it

    • makasih ya ummi, padahal aku ndak sekuat iku, baru segini aja wis akeh mewek e mi, edisi mewek 1 udah agak reda, saiki lagi mi.. amin moga2 sabar ya🙂

  1. bercampur rasa saat membacanya, sebagai sesama ibu bekerja.. masalah pengasuh itu wi… sabar ya… semoga kedepannya bisa dapat pengasuh yang baik dan amanah…

  2. wi..baba ke perth berapa lama gitu, eh “rejeki” apa nih yg dimaksud jangan2 bukan yg kerjaan ? tapi aku yakin dewi bisa & kuat. Aku kenal kamu dari sejak hamil bisa ngelewatin semuanya sendiri dan itu karena sayang sama baba sama kaka juga. Kaka pasti jadi laki2 kuat juga ya sejak di dalem kandungan dia udah banyak belajar. *peluk dewi, traktir bakso* hehehe semoga bisa kembali berkumpul bertiga secepatnya ya wi

    • walah din, cuma 2 minggu, tapi din, berasa kayak di negara antah berantah aku, lagi puasa, ndak bisa naek motor, ga ada angkot agak jauh pula kantorku, mana masuknya jam 7 wita selama puasa, hedehhh.. udah ditiggal kaka aja berat, ini lagi awal puasa ojeg gantengnya lagi jualan jaket di sono. wkakaka.. amiiinn, mg2 kaka ngerti ya din, cuma kadang2 ngebayangin dia nanti pas ketemu aku gimana ya, kadang2 taktelpn gt suka ogah2an bilang ibu, tp kmrn webcam-an sm iparku, pas liat wajahku, dia bilang ibu ibu icum (cium) peyuk.. hiks tambah mewek lah aku :((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s