Rawon

Ya.. sudah mulai normal lagi mood memasaknya, setelah mudik hampir 1 bulan, dan lebih banyak dimasakin mertua. Ceritanya, pas mudik kemarin, kaka doyan banget sama namanya Rawon. Dan rawon yang kaka suka pun bukan sembarang rawon. Hanya rawon yang kuahnya bening (encer, bukan yang kentel atau terlalu berlemak), ga terlalu hitam, dan gurih. Kenapa dia bisa milih2 rawon? Karena, pas mudik, ada 2 kali masak rawon, pertama pas acara 100 hari mbah buyut kaka, sodara ada yang masak rawonnya bening, enak, aku pun suka, dan kaka juga suka. Nahhh pas giliran aku masak sendiri 2 minggu kemudian, menyesuaikan selera Bapakku, rawon malang yang hitam, kluwaknya dihalusin, kental tentunya, ternyata dia ndak begitu suka, hanya mau maem 1 kali. Tapi pas aku ambil kuah sebagian, dan aku encerin lagi sama dikasih bawang merah goreng dan sedikit garam lagi, jadinya dia doyan malahan. hehe.. Dan aku tadi sore juga bikin rawon yang kuahnya bening, alhamdulillah lahap maemnya. hihihi

Ini resepnya :

Bahan :
– 1/4 kg daging sapi, aku pakenya kisi, lebih cepet empuk dan gurih
– 1 liter air untuk merebus

Bumbu :
haluskan :
– 3 siung bawang putih
– 20 biji ketumbar
– 4 biji merica
– 2 biji kemiri ukuran kecil
– garam, gula
keprak :
– 1/2 ujung ruas jari kencur
– 1/2 ujung ruas jari jahe
– 1/3 ujung ruas jari kunyit
– 1/2 ujung ruas jari lengkuas
– 1 lembar daun jeruk
– 1 batang sere
rendam air panas :
– 2 buah kluwak, keprak ambil isinya
taburan :
– bawang merah goreng
– daun bawang rajang kasar
– 1/2 buah tomat

Pelengkap :
– kecambah kecil
– sambel terasi
– kerupuk udang

Cara membuat :
– Tumis hingga harum (minyak sedikit saja, agar tidak terlalu berminyak hasilnya) : bumbu halus, bumbu keprak (kecuali sere dan daun jeruk), dan kluwak yang sudah direndam.
– Didihkan air, masukkan daging, air rendaman kluwak dan bumbu tumisan, rebus sampai daging empuk, bisa juga dengan dipresto 15 menit (aku pas nyoba presto daging, 1/2 jam jadinya terlalu empuk, jadi 15 menit seprtinya cukupan, karena akan dimasak lagi).
– Setelah empuk, ambil daging, potong2 sesuai selera, dan masukkan lagi ke dalam kuah, masukkan daun jeruk dan sere, tunggu sebentar, kemudian masukkan lagi daun bawang, bawang goreng dan tomat, masak sampai bawang merah goreng meresap ke kuah dan kuah terasa enak🙂.
– Rawon siap dihidangkan bersama kecambah, sambel terasi dan kerupuk udang.

Foto akan menyusul (lagi ga mood, pasti anglenya juga ndak bagus, tapi harus buru2 ditulis, biar ga lupa hehehe chef gampang lupa soalnya), tampilannya bening, ga terlalu hitam, enak kata kaka😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s